HATIMU HATIKU

TIPS MENCIPTAKAN SWASANA DUSUN
Diantara kita mungkin salah satu dari sekian banyak penduduk kota yang dalam hati kecil ingin pulang dan tinggal di dusun saja. Realita metropolitan yang semrawut dan bising sepanjang hari lebih merupakan siksaan daripada tantangan. Apalagi terkadang di rumah, Anda juga tak bisa memperoleh keheningan selama beristirahat. Saat-saat seperti itulah terkadang muncul kerinduan akan suasana alam yang teduh, damai, semilir dan terdengar gemercik air.

Polusi suara di sekitar kita – yang berlangsung terus-menerus – sungguh membuat tegang dan stress. Apa upaya kita untuk meredamnya? Paling mudah adalah memasang musik, meski bukan merupakan solusi yang 100 % ampuh. Karena belum tentu semua anggota keluarga punya selera musik yang sama.

Dengan Suara Air Gemericik
Selain dengan suara Musik , bunyi atau suara air yang jatuh dengan frekuensi teratur dan konsisten (terus menerus) dan terdengar hingga ke dalam rumah, sebenarnya tanpa disadari akan mengalihkan fokus pendengaran kita dari bunyi-bunyi tak nyaman di luar bangunan rumah. Kata “tersihir” atau “terhipnotis” secara positif, mungkin lebih tepat untuk menggambarkan efek menenangkan pikiran manusia akibat bunyi/suara yang monoton tersebut. Terlebih bila secara estetika, area air jatuh tersebut juga diupayakan tampil menawan sehingga dapat dinikmati dari dalam rumah.

Ciptakan swasana itu di rumah anda , tidak perlu ruangan yg luas dipojok ruangan atau di teras rumahpun cukup , anda bisa membuat sendiri kolam dengan pancuran air kecil dengan suara gemericik airnya , isi dengan ikan – ikan warna warni ! Nah.. cobalah anda duduk bersantai dengan pasangan anda dengan mendengarkan musik nostalgia saat berpacaran atau katakan pd pasangan anda :” sayang.. putarlah musik yg sesuai dengan HATIMU dan HATIKU…. selanjutnya anda bisa duet berkaraoke…. hee..heee…
Tips ini ngintip dari sini

38 Komentar

  1. ide yang bagus dan bisa ditiru

    purwati
    http://purwati-ningyogya.blogspot.com

  2. TIPsnya mantap nih, musik emang bikin suasana lebih fresh,

    • Piss lagi untuk hatimu-hatiku..😀

  3. darahbiroe

    wakwkakw kalo ane gak perlu coz udah hidup di dusun hehehe

    tapi nice tipz😀

    berkunjung lagi di pagi hari

  4. Kalau sy memang tiap sabtu – minggu pulang ke desa, jadi sy sendiri yg mengunjungi desa, bukan “mengundang” desa ke kota, hehe..

  5. dwi

    kalau saya memang orang desa, jadi tiap hari suasana ya memang suasana dusun
    :))

  6. ALamat blog barunya mana nih?
    Piss

  7. yang penting nyaman ditempati. iya gak bos?😀

  8. suasana desa sekarang lagi mahal neh, gak bisa bepergian jauh. Duh jadi kangen kampung halaman yang bener2 kampung🙂

    • Kangen ka lembur kang?🙂

  9. Kok ndak ada lagunya pak, biasanxa ada teksnya. Hehe..salam

  10. boleh juga ni di terapkan mas..karena saya termasuk orang dusun juga sih…ha

  11. saya udah cukup dengan suara akuarium yang di isi ikan-ikan kecil dan tumbuhan air yang hidup di dalam rumah..!

  12. weh komenku koq ilang..!

  13. buraqmanari

    mengunjungi sahabat kembali, smg sehat wal’afiat.
    ” Dan Desa menjawab segala kepenatan kita akan kota.
    namun kenapa desa malah ditinggalkan…??”

    • buraqmanari

      Bawaan kota memang gak nyaman gan, bising…

      ditunggu kunjungan baliknya gan,….

  14. buraqmanari

    Memang betul, suasana desa sangat adem… gak ada salahnya di terapkan dalam kehidupan…
    http://buraqmanari.wordpress.com/2010/02/03/hot-negara-pembajak-musik-terbesar/

  15. jadi kangen kampung halaman Pak Lik

  16. pak untuk buat top komengnya saya arsipkan disini : http://leysbook.wordpress.com/2010/02/04/memasang-top-commentators-di-blog-wordpress/ barangkali bermanfaat.
    Salam hangat selalu🙂

  17. Wah enaknya yah kalo tinggal didaerah pedesaan, bisa menghirup udara segar dipagi hari…

  18. Apalagi kalo udah ditemani musik ditambah secangkir kopi/teh dengan pisang goreng yang masih hangat, eemm nikmatnya…

  19. SALAM KENAL dan SALING MENGUNJUNGI serta SALING BERBAGI.WAH…WEB-NYA CUKUP INFORMATIF …OYA,BISA PASANG BANNER/LINK GA YAH…???
    HTTP: / / DUTACIPTA.WORDPRESS.COM 🙄

  20. Bang Embun, tipsnya boleh ditiru nih heheheh.,,. di Ende sih suasana seperti itu ada😀

  21. download suara-suara dusun…kayak air, angin, burung…😀

  22. Salam Takzim
    Alhamdulillah bisa buat di kantor nih, so di rumah sudah ga kebagian lahan
    Salam Takzim Batavusqu

  23. Kunjungan janari & Piss

  24. Menyapa sahabatku (Embun777) yang belum pernah kujumpa dalam nyata hanya lewat maya, namun hati kita serasa bersama, kicau burung pagi singsing mentari mulai bersinar, mengikis embun beranjak hari, ku hadir membuka layar mengetikan kata buat sahabat tercinta ingin kuucapkan sepatah kata ” kaulah sahabatku” Tuhanku Yang Maha Kuasa, berikanlah pada sahabatku nun jauh disana kebahagiaan dan kedamaian serta taburkanlah cinta pada dirinya beserta keluarganya, semoga harapan dan Doa menjadikan kita lebih bersaudara.
    Salam Kedamaian- Penuh Kebahagiaan- Dengan Cinta
    Ruang Hati.com
    ==========
    Selamat Berakhir Pekan, Have a nice weeekend

  25. Tadi udah main2 ke rumah baru-nya😀 hehehehe… keren!

  26. saya lebih suka suasana hutan belantara yang penuh dengan binatang buas dengan motto memangsa atau dimangsa

  27. Kang Embun, salam sukses & piss😀

    • Kunjungan Kang Mang Mas Embun,
      Kang Embun yg baik hati, saya taadi komen di semabarang(dot)info dan langsung ngilang.
      Keluaarin ya!🙂:mrgreen:

  28. Betul. Unsur air merupakan penetralisir dari banyaknya kepribadian….

  29. mandor tempe

    Suara air jatuh atau gemericik air memang bisa menenangkan jiwa. Bisa ditiru itu kang.

  30. darahbiroe

    absen lagi disink hariii sambil mereview ulang

  31. Suasana pedesaan memang bikin sejuk Hati & perasaan. namun semua itu berawal dari fikiran juga sih, terkadang suara pedesaan yg kita hadirkan sulit membuat hati jd tenang jika pikiran memang sedang tidak mood. tp itu kata orang lho…Nice posting mas.

    Sallam’
    Rafi

  32. ya tepat sekali gan, ane udah 2 tahun ngerantau di ibukota wuihhh bisingnya minta ampun ditambah lagi polusi udara

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: