Okelah Kalo Begitu – Warteg Boyz

Humor :
Tanah sebelah Rumah Jangan di Jual

Pada suatu keluarga kaya, adalah seorang ayah sedang menunggu ajal (sekarat) berkata kepada ke empat anak-anaknya.
Ayah : “Anak-anakku nanti setelah aku meninggal rumah ini dijual saja untuk keperluan kalian, tetapi tanah yang di sebelah rumah ini jangan dijual….”
Anak : “Memangnya kenapa dan untuk apa pak?”
Ayah : “Karena tanah itu punya tetangga kita.”
Anak : “?????” (ketawacom)

hee..heee… Ok lah kaloh begetong..!!

Okelah Kalau begitu
Oleh : Warteg Boy

Mbok mbok ,Mbok mbok ,Mbok mbok
Bangun Pagi Bangun Pagi
Nggak Ada Roti Nggak Kopi
Laper Lagi Laper Lagi
Adanya Nasi Sama Teri

Okelah Kalo Begitu x4

Lima Hari Nggak Mandi
Kulit Udah Banyak Daki
Perempuan Pada Lari
Katanya
I Am Sorry

Okelah Kalo Begitu x4

Mengapa Mengapa
Mengapa Oh Menyedihkan

Mogok Lagi Mogok Lagi
Motor Mati Mesin Brenti
Aki Busi Belum Ganti
aku Jadi Jalan Kaki

Okelah Kalo Begitu..Oke x4

Tiba-tiba Hp Bunyi
Hp Bunyi Keras Sekali
Gua Jawab Dia Memaki
Tukang Kredit Nagih Janji

Okelah Gua Bayarin x4
Ya Udahlah Kalo Begitu x4

Nggak Kerasa Laper Lagi
Mangan Nasi Karo Jantung
Mau Bayar aku Keki
Dompetku Dibawa Lari

Gimana Kalo Begitu? x3
Gimana Sih Kalo Begitu?

Pak Tolong Dong Pak…

Pingin tau sedikit tentang “Warteq Boy”  berikut penjelasan dari rekan   TUTEH yg baik hati :
Alkisah seorang musisi yang sempat bergabung Slank. Kemudian ia keluar dari Slank dan membentuk BIP bersama dua ex-Slank, Indra dan Pay. Nama Slank dan BIP tentunya membuat nama Bongky lekat dengan rock. Jadi, ketika mendengar Bongky sedang sibuk dengan proyek musiknya, pasti banyak yang yakin kalau genre-nya adalah rock. Eits, jangan salah. Bongky nggak pernah anti dengan jenis musik apapun. Ini dibuktikan Bongky dengan proyek terbarunya. Hip hop dengan rap ngapak alias dialek khas orang-orang di daerah Tegal, Purwokerto dan sekitarnya. Proyek musik rap ngapak ini dinamakan “Warteg Boyz” dengan anggota dua pemuda Agooz dan Ari sebagai ngapak rappers a.k.a ‘the ngappers’ dan Bongky sendiri sebagai mas DJ. Single jagoan mereka, ‘Okelah Kalo Begitu’ yang sudah tersebar di jagat internet bercerita tentang nasib seorang pemuda yang sering mengalami kesialan. Namun pemuda ini selalu pasrah dan berkata “Okelah kalo begitu”.

Iklan

16 Komentar

  1. (maaf) izin mengamankan PERTAMA dulu. Boleh kan?!
    Dari pada jual tanah kuburan…

    • (maaf) izin mengamankan KEDUA dulu. Boleh kan?!

  2. (maaf) izin mengamankan KETIGA dulu. Boleh kan?!
    Kecuali kalau kamu mau kawin dulu sama anaknya si tetangga sebelah

  3. warteg boyz…dandannya mantab benerrrrr….sayah suka abies…cocok sama motor tua sayah…:D

  4. Oke Lah Kalo Begitu !

  5. Alkisah seorang musisi yang sempat bergabung Slank. Kemudian ia keluar dari Slank dan membentuk BIP bersama dua ex-Slank, Indra dan Pay. Nama Slank dan BIP tentunya membuat nama Bongky lekat dengan rock. Jadi, ketika mendengar Bongky sedang sibuk dengan proyek musiknya, pasti banyak yang yakin kalau genre-nya adalah rock. Eits, jangan salah. Bongky nggak pernah anti dengan jenis musik apapun. Ini dibuktikan Bongky dengan proyek terbarunya. Hip hop dengan rap ngapak alias dialek khas orang-orang di daerah Tegal, Purwokerto dan sekitarnya. Proyek musik rap ngapak ini dinamakan “Warteg Boyz” dengan anggota dua pemuda Agooz dan Ari sebagai ngapak rappers a.k.a ‘the ngappers’ dan Bongky sendiri sebagai mas DJ. Single jagoan mereka, ‘Okelah Kalo Begitu’ yang sudah tersebar di jagat internet bercerita tentang nasib seorang pemuda yang sering mengalami kesialan. Namun pemuda ini selalu pasrah dan berkata “Okelah kalo begitu”.

    ————

    Lagu ini juga udah lama T denger tapi nggak fokus 😀 degernya juga udah lama waktu film d’Bijis … kalo nggak salah ni lagu ada di salah satu scene-nya? 😀

  6. Btw, bang… SELAMAT ATAS LAY OUT BARUNYA YA!!! 😀 *tiup terompet*

  7. wah udah telat banget dah ada dibawah ni

  8. kocak ini 😀

  9. 🙂 saia suka banget ma humornya… simpel tapi kental banget humornya..

  10. wekwkekwkwk, itu tanah saya Pak 😆

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: