ST12 – Biarkan Aku Jatuh Cinta Lagi

Berita unik
CINTA MESRA ! Nenek 81 th nikahi Perjaka

Nenek ajak Kawin IlustrasiSarkonah (81), jatuh cinta menjalin asmara dengan perjaka yang tak lain adalah tetangganya sendiri bernama Ahmad Fadholi alias Mat Jali (35). Kisah cinta nan mesra telah berjalan lima tahun ini melibatkan seorang nenek dengan raut muka yang sudah berkeriput dan indra pendengarannya yang mulai berkurang, hubungan tersebut tanpa pernikahan alias “kumpul kebo“.Para tetangga mereka di Desa Dempet, RT 02, RW 09, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Jawa Tengah (Jateng), akhirnya “gerah”. Bagi warga, hubungan dua manusia lawan jenis yang usianya berbeda jauh itu mulai meninggalkan adat istiadat dan kesopanan. Namun, bukan jalan kekerasan yang diambil para tetangga Sarkonah dan Mat Jali. Mereka berembuk dan sepakat menikahkan pasangan tersebut.

Akhirnya, Sarkonah diperistri secara sah oleh Mat Jali. Sarkonah yang akrab dipanggil mbah Konah tampak bersemangat dan tidak memperlihatkan perasaan malu atau risih ketika diminta menceritakan perjalanan cintanya dengan Mat Jali. “Sebelumnya, saya memang biasa-biasa saja ketika bertemu dengan Mat Jali. Namun akibat sering bertemu dan adanya perhatian besar dari Mat Jali, saya pun mulai mencintai dirinya,” katanya.

Ditemani menantunya, Sukimah (42), nenek kelahiran 1928 itu bercerita, perasaan cinta Mat Jali dengan dirinya tidak diukur dari status umurnya tetapi kondisi kehidupan Sarkonah.Mat Jali, menurut mbak Konah sebagai pasangan hidup untuk kedua kalinya. Sekitar 20 tahun sebelumnya, mbak Konah pernah menikah dengan Yamin (almarhum) dan dikaruniai tiga putra, yaitu Mujiyo (57), Mujiman (54), dan Matoya alias Reban (50).Ia juga mengaku sering memendam perasaan rindu jika sehari tidak bertemu dengan Mat Jali. Sehingga, sering kali tanpa ada perasaan sungkan, Konah pun menemui pacarnya yang bekerja mencari ikan di sungai. “Kami berdua memang sering mencurahkan perasaan cinta itu di tepi sungai Gringsing layaknya pasangan muda yang sedang dimabuk asmara,” kata nenek yang bekerja sebagai buruh tani itu.

Saat ini, kedua pasangan tersebut sudah resmi menjalani pernikahan secara sah karena telah menjalani ijab qobul di depan petugas Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gringsing pada Minggu (25/10) lalu.Namun, seusai melangsungkan pernikahan, Mat Jali kini sulit ditemui dan tidak pulang ke rumah istrinya. “Saya tidak tahu kemana suami pergi karena saat itu tidak pamit,” katanya.Sukimah, menantu mbah Konah, mengatakan, untuk melangsungkan pernikahan ibu mertuanya itu, keluarganya terpaksa harus membiayai dengan gotong royong karena Mat Jali hanya mampu memberikan mas kawin sebesar Rp 30 ribu. “Jujur saja, biaya untuk pernikahan ibu mertua, kami harus bergotong royong dan menjual sebuah cincin seharga Rp 250 ribu yang saat itu masih dipakai nenek,” katanya.

Hampir gagal
Menurut Sukimah, pernikahan ibu mertuanya dengan Mat Jali hampir gagal karena saat petugas KUA datang ke rumahnya, Mat Jali bersembunyi di rumah tatangga. “Saat akan dilangsungkan akad nikah Mat Jali sempat tidak ada di rumah sehingga warga pun ikut mencari dirinya. Mat Jali pun akhirnya bersedia dinikahkan setelah ditemukan warga di rumah seorang tetangga,” katanya.Menurutnya, kisah hubungan asmara ibu mertuanya dengan Mat Jali ini memang sempat membuat jengkel dan resah warga di Dukuh Dempet karena keduanya sudah tidak memandang kepatutan adat istiadat dan kesopanan. “Semula hubungan asmara keduanya sempat akan dinikahkan siri oleh warga tetapi keluarga kami tidak setuju sehingga akhirnya dinikahkan secara hukum negara,” katanya.Turyati (50), tetangga Sarkonah, mengatakan, sebelum menjalani pernikahan resmi, kelakuan mbah Konah ini memang telah meresahkan warga yang ada di sekitar desanya. Karena perbuatan mbah Konah dan Mat Jali sudah seperti layaknya pasangan suami istri yang sah.

“Kedua pasangan nenek dan perjaka ini akhirnya dinikahkan setelah kepergok menjalani hubungan intim di bawah jembatan sungai. Keduanya memang sudah tidak ada perasaan malu atau kata orang Jawa ‘ndableg‘,” katanya.Sementara itu, Kepala Desa Gringsing Sutiarso mengatakan, perasaan cinta yang dipendam nenek Sarkonah masih dalam batas kewajaran dan bisa saja menghinggapi semua manusia.“Maka, dengan sudah dinikahkannya nenek Sarkonah dengan Mat Jali, warga pun sudah lega karena desa tidak dicemari oleh kelakuan pasangan itu,” katanya.(Sumber)

Adalagi..!!
Umur 112 Tahun Nikahi ABG

Seorang pria Somalia yang mengaku berumur 112 tahun telah menikahi seorang gadis berusia 17 tahun.
“Hari ini Tuhan membantu saya mewujudkan mimpi,” kata Ahmed Mohamed Dore si pria tua itu, usai resepsi pernikahan di wilayah Galguduud, yang dikutip dari Daily Mail, Jumat (30/10/2009).Sementara keluarga mempelai perempuan mengatakan, Safiya Abdullah –nama gadis itu– senang dengan suami barunya.Dhore mengatakan dirinya sejak lama ingin menikahi Safiya, dan telah menunggunya dewasa.”Saya tidak memaksa dia, namun menggunakan pengalaman saya untuk meyakinkan dia tentang cinta saya. Kemudian kami sepakat untuk menikah,” kata dia.Anak-anak Dhore dan dua istrinya yang lain telah menyetujui pernikahan itu, begitu pula dengan orangtua Safiya. Dia bahkan menginginkan anak dari pengantin barunya itu.Resepsi pernikahan digelar pada Selasa lalu dan dihadiri ratusan tamu.Anak-anak remaja Somalia kerap menikah dengan pria yang lebih tua. Namun sangat jarang pernikahan pria setua Dhore menikah dengan gadis seumuran Safiya.Dhore mengklaim berumur 112, namun tidak ada yang bisa membuktikan klaimnya itu. Ini merupakan pernikahan dia yang keenam. Tiga istri Dhore telah meninggal dunia.(Sumber-2)
Sobat sobat yg ingin melengkapi Blog/Web dengan “LINK BERITA dari Sabang-Meraoke” bisa Copy Paste di sini.

Mestinya pernikahan itu masuk Rekor Muri dg kategori perkawinan ter unik di dunia.. haa..haaa.
tanda tanda apa ini…??? ada ada ajah….. !

BIARKAN AKU JATUH CINTA LAGI
Oleh : ST12

Mata ini indah melihatmu
Rasa ini rasakan cintamu
Jiwa ini getarkan jiwamu
Jantung ini detakkan jantungmu

Dan biarkan aku padamu
Menyimpan sejuta harapan
Aku padamu
Rasa ini tulus padamu
Takkan berhenti
Sampai nanti ku mati

Reff:
Biarkan aku jatuh cinta
Pesona ku pada pandangan
Saat kita jumpa
Biarkan aku ‘kan mencoba
Tak perduli kau berkata
Tuk mau atau tidak

Iklan

19 Komentar

  1. (maaf) izin mengamankan PERTAMA dulu. Boleh kan?!
    Pakai pelet apa itu cewek, eh.. nenek?!?

  2. keduaxxx nih….

    • neneknya yg awet muda atw lakinya yg ‘rabun’ ya?

  3. Hadoooh, ,,, anda2 apa ini kang, yang ndableg siapa ya?…Mpok Konah atau Mat Jalinya, atau dua2 nya ndableg?…. cinta emang buta, tak bisa memandang batas usia dll… tapi kalau dibawah jembatan terang kali ya Kang… 😀 engga malu apa?…. hiiiiiiiii……

    Kalau udah sah sih semuanya lega, tapi knp Mat Jalinya pergi?…. Doh, ditunggu sekuel lanjutannya Kang… 😆

    • hiduuup endableeeeeegggg

  4. Dengerin lagu ini… putar dan putar lagi sambil beresin kerjaan kantor….

    • KangBoed

      manstaaaaaaaaaab dunk

  5. Hatur nuhun pisan Kang Embun….

    Salam

    • KangBoed

      sami sami

  6. Oia Kang lupa, sekalian mampir liat ke kanan link nya msih blog yg lama, minta tolong disesuaikan sama yg sekarang ya Kang…. hatur nuhun….

  7. Kok Gringsing mas, itu kan kulone Weleri mahku? 😆

    • KangBoed

      hahahahahhahaha..

  8. yos

    maz embun 777, yos punya rumah baru loh di sini , silahkan berkunjung.. blogroll blognya yos diganti ke blog yg baru ini aja ya..

    • KangBoed

      manstaaaaaaaaabbbbbss

  9. Waaahhh kenapa bukan Sarkonah yang nikah ma Ahmed Mohamed Dore? 😀 kwkwkwkwkw… yaaa yang namanya jodoh 😀 ketimbang zinah, wes nikah aja! 😛

  10. cinta memang tidak memandang usia

  11. …keren lagunya Charlie yang ini ya…apa kabarnya Mbak?…..lumayan juga ya sesama ora mutu dapet pr4 hehehe…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: